Ketua DPR Turki Mustafa Sentop mengatakan, UU negaranya melarang diskusi mengenai kasus pengadilan yang sedang berlangsung, termasuk politisi di parlemen. Oleh karena itu pernyataan para dubes asing menandai campur tangan yang blak-blakan dan tidak sopan.
"Kelancangan yang ditunjukkan para duta besar ini juga belum pernah terjadi sebelumnya," kata Sentop.
Kavala didakwa membiayai demontrasi nasional pada 2013 serta terlibat dalam kudeta terhadap Erdogan yang gagal pada 2016. Dia menyangkal semua tuduhan tersebut.