Erdogan Kumpulkan Semua Menteri Bahas Pengusiran 10 Dubes Asing termasuk AS

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memimpin rapat kabinet, Senin (25/10/2021), membahas pengusiran duta besar 10 negara Barat, termasuk Amerika Serikat (AS). Pada akhir pekan lalu Erdogan memerintahkan menteri luar negeri (menlu) agar memberikan status persona non grata, bahasa diplomatik yang artinya kehadiran mereka tak diharapkan, kepada 10 dubes.

Penyebabnya 10 dubes tersebut dianggap telah mencampuri urusan pengadilan Turki dengan mendesak pembebasan pengusaha sekaligus filantrofis Osman Kavala.

Perintah tersebut belum dieksekusi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Turki namun bisa saja disetujui dalam rapat kabinet tersebut.

Para dubes dari Kanada, Denmark, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Swedia, Finlandia, Selandia Baru, dan AS, menyerukan solusi yang adil dan cepat dalam kasus Kavala dan mendesak agar segera dibebaskan. Setelah mengeluarkan pernyataan bersama, para dubes dipanggil kemlu untuk mengajukan protes.

Beberapa kedubes termasuk AS, Kanada, Belanda, dan Selandia Baru menyatakan mereka mematuhi konvensi diplomatik untuk tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri tuan rumah.

Sementara itu Kemlu Jerman menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi dari Kemu Turki soal pengusiran dubesnya. Jerman juga berhubungan secara erat dengan Prancis dan AS selama akhir pekan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

AS Lakukan 1.000 Kali Tes Persediaan Senjata Nuklir Setiap Tahun

Internasional
3 jam lalu

Intelijen AS Ungkap Fakta Mengejutkan soal Persediaan Rudal Iran: Beroperasi Penuh!

Internasional
3 jam lalu

Trump: Xi Jinping Tawarkan Bantuan Selesaikan Konflik AS-Iran

Internasional
9 jam lalu

Iran Beri Izin 30 Kapal China Lintasi Selat Hormuz saat Xi Jinping Bertemu Trump

Internasional
7 jam lalu

Xi Jinping Peringatkan Trump, China-AS Bisa Perang gegara Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal