Erdogan Sarankan Presiden Macron Periksa Kejiwaan, Prancis Tarik Dubes di Turki

Anton Suhartono
Prancis tarik dubesnya di Turki terkait pernyataan Erdogan soal Macron (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Prancis menarik duta besarnya di Turki untuk berkonsultasi terkait pernyataan Presiden Recep Tayyip Erdogan yang menyarankan Emmanuel Macron menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Erdogan menyampaikan pernyataan tersebut untuk merespons Emmanuel Macron soal kartun Nabi Muhammad SAW.

Seorang pejabat kepresidenan Prancis mengatakan, dubes di Turki dipanggil untuk berkonsultasi dengan Macron, membahas situasi setelah pernyataan Erdogan itu.

"Komentar Presiden Erdogan tidak bisa diterima. Sikap berlebihan dan kekasaran bukanlah metode. Kami mendesak Erdogan mengubah arah kebijakannya karena membhayakan dalam segala hal," kata pejabat itu, dikutip dari AFP.

Dia juga prihatin atas seruan untuk memboikot produk-produk Prancis di Turki.

Sebelumnya Erdogan mengecam Macron soal pernyataan yang seolah mendukung diterbitkannya kembali kartun Nabi Muhammad, terkait pembunuhan guru sejarah oleh remaja 18 tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Para Pemimpin Eropa Kompak Tolak Permintaan Trump Terlibat Perang Iran

Internasional
12 jam lalu

Presiden Macron Upayakan Gencatan Senjata Idul Fitri Perang Timur Tengah

Internasional
5 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Macron: AS Gunakan Wilayah Negara Arab untuk Serang Iran

Internasional
9 hari lalu

Erdogan: Perang AS-Israel vs Iran Harus Dihentikan Sebelum Seret Timteng ke Bara Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal