Erdogan: Yerusalem Tempat Suci Umat Islam, Tak Bisa Diberikan ke Israel

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak usulan perdamaian Israel-Palestina yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Selasa (28/1/2020).

Dalam wawancara dengan CNN Turki, Erdogan menyebut usulan Trump sama sekali tidak bisa diterima.

Menurut Erdogan, Yerusalem merupakan tempat suci bagi umat Islam sejak lama dan tak bisa diserahkan ke Israel.

"Yerusalem merupakan tempat suci bagi umat Islam. Rencana untuk memberikan Yerusalem kepada Israel sama sekali tidak dapat diterima," kata Erdogan, seperti dilaporkan kembali AFP, Rabu (29/1/2020).

Dia menegaskan rencana perdamaian itu juga mengabaikan hak-hak warga Palestina dan bertujuan melegitimasi pendudukan Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Trump: Saya Akan Dimakzulkan!

Internasional
20 jam lalu

Peraih Nobel Perdamaian 2025 Sebut Trump Layak Dapat Hadiah Serupa karena Tangkap Maduro

Internasional
23 jam lalu

Diancam Trump, Presiden Kolombia Petro: Kami Akan Angkat Senjata!

Internasional
23 jam lalu

Trump Bantah Amerika Perang Lawan Venezuela

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal