Ayah dari pilot Ethiopian Airlines, Dr Getachew Tessema, mengatakan kepada BBC bahwa permintaan maaf itu "sudah terlambat".
Pilot Yared Getachew (29) memiliki pengalaman terbang lebih dari 8.000 jam ketika dia menjadi korban meninggal dalam kecelakaan itu.
"Saya sangat bangga dengan putra saya dan copilotnya," katanya, kepada BBC, Sabtu (6/4/2019).
"Sampai menit-menit terakhir, mereka berbuat maksimal, tetapi sayangnya mereka tidak dapat mengendalikannya," ungkapnya.
"Saya sama-sekali tidak menyesali posisinya sebagai pilot. Dia gugur dalam tugasnya."