Filipina Larang Kirim Tenaga Kerja ke Libya

Nathania Riris Michico
Warga Libya mengibarkan bendera nasional. (FOTO: AFP/doc. Independent)

Larangan pengiriman tenaga kerja diberlakukan setelah Departemen Luar Negeri di Manila menaikan tingkat ancaman di Tripoli ke level 3.

Departemen itu mendesak warga Filipina dan keluarga mereka di Tripoli dan wilayah-wilayah di sekitarnya untuk pergi meninggalkan kawasan itu untuk sementara waktu agar tidak terjebak dalam pertempuran.

Bello mengatakan, jika tingkat ancaman dinaikan ke level 4, pemerintah harus memberlakukan evakuasi paksa terhadap warga Filipina di Libya.

Kedubes Filipina di Tripoli menyatakan, dari 1.000 warga Filipina yang berada di kota itu, hanya 11 orang yang baru menyatakan minta bantuan untuk dipulangkan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

Pelemahan Rupiah Ternyata Tak Seburuk Mata Uang Korsel hingga Filipina, Ini Buktinya!

Internasional
15 hari lalu

Buntut Perang Timur Tengah, Filipina Terapkan Kerja 4 Hari Seminggu demi Hemat Energi

Internasional
1 bulan lalu

Umumkan Maju Pilpres Filipina, Wapres Sara Duterte Minta Maaf Pernah Dukung Bong Bong Marcos

Internasional
1 bulan lalu

Pecah Kongsi dengan Bong Bong Marcos, Wapres Filipina Sara Duterte Maju Pilpres

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal