Gagal Cegah Demo Rusuh Protes Alquran Dibakar, 18 Polisi Irak Dipenjara

Muhammad Fida Ul Haq
Pengadilan Irak menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada 18 petugas polisi karena gagal menghentikan pengunjuk rasa. (Foto: Reuters)

Untuk mengirim petugas tambahan, otoritas mengerahkan personel yang bertugas di lokasi maupun unit lain. 

Rasmus Paludan, pemimpin sapap kanan Denmark, Partai Stram Kurs (Garis Keras), sudah melakukan aksi pembakaran Alquran sejak beberapa tahun lalu. Dia membakar kitab suci Alquran di Kota Malmo, Norrkoping, Jonkoping, dan Stockholm, termasuk selama Paskah tahun lalu.

Sementara pada tahun ini, dia juga melakukannya pada 21 Juni yakni di luar Kedutaan Besar Turki di Swedia.

Pelaku lain adalah Salwan Momika, imigran asal Irak, yang membakar Alquran di luar masjid Stockholm saat perayaan Idul Adha.

Selanjutnya pada 20 Juli, dia melakukan penodaan Alquran di luar Kedubes Irak. Dia lebih dulu melempar kitab suci Alquran dan bendera Irak ke jalanan kemudian menginjak-injaknya. Saat itu dia tak sampai membakar Alquran karena dilarang. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Polisi Temukan Helm Diduga Milik Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS di Salemba

Nasional
5 hari lalu

5 Fakta Terbaru Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

Internasional
7 hari lalu

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas

Seleb
8 hari lalu

Terungkap! Ini Alasan Dokter Kamelia dan Ammar Zoni Batal Menikah di Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal