Gara-Gara Pesta Pernikahan, Kasus Virus Corona di Iran Melonjak Lagi

Anton Suhartono
Hassan Rouhani (Foto: AFP)

“Dalam kondisi ini, kami tidak punya pilihan lain, tidak ada pilihan kedua. Kita harus tetap bekerja, pabrik harus aktif, toko harus buka, dan harus ada pergerakan di negara ini sepanjang diperlukan,” tuturnya.

Pada Jumat kasus terkonfirmasi turun dibanding sehari sebelumnya, yakni 2.886, meskipun masih terbilang tinggi.

Dengan demikian total kasus Covid-19 di Iran telah melampaui 167.000 orang, lebih dari 8.000 di antaranya meninggal.

Para pejabat kesehatan memperingatkan munculnya gelombang kedua wabah virus corona. Mereka masih mendalami sumber-sumber atau cluster penularan baru yang memicu lonjakan.

Seorang pejabat mengatakan, sekitar 70 persen kasus baru di ibu kota Teheran melibatkan warga yang berpergian ke kota lain dalam beberapa hari.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan

57 tahun lalu

Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump: Kapal-Kapal Tanker Mulai Lintasi Selat Hormuz dengan Aman

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Terjun Bebas, Brent Sentuh 82,84 Dolar AS per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal