Gara-Gara Puisi Erdogan, Iran Bersitegang dengan Turki

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP)

ISTANBUL, iNews.id - Turki mengingatkan Iran agar tidak bereaksi berlebihan menanggapi pernyataan Presiden Recep Tayyip Erdogan soal wilayah yang dihuni etnis Azerbaijan di negara itu.

Saat berkunjung ke Baku, Azerbaijan, pada Kamis lalu untuk menghadiri parade militer merayakan kemenangan atas Armenia, Erdogan membacakan puisi kontroversial yang menyinggung provinsi di barat laut Iran yang dipersepsikan milik Azerbaijan.

Komunitas Azerbaijan dalam jumlah cukup besar mendiami provinsi yang bersebelahan dengan Azerbaijan dan Armenia itu.

Iran pun mengecam puisi tersebut karena bisa memicu separatisme di kalangan minoritas Azerbaijan.

Keesokan harinya, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan di Twitter, apa yang disampaikan Erdogan mengacu pada upaya memisahkan provinsi di utara Sungai Aras dari negaranya. Sungai Aras memisahkan wilayah Iran dengan Azerbaijan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran

57 tahun lalu

Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...

57 tahun lalu

Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!

57 tahun lalu

Israel Akui Dibom Habis-habisan Iran: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal