Gara-Gara Puisi Erdogan, Iran Bersitegang dengan Turki

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP)

Bukan hanya itu, Kementerian Luar Negeri Iran lalu memanggil Duta Besar Turki di Teheran untuk menyampaikan keluhan bahwa pernyataan Erdogan merupakan bentuk intervensi dan tidak dapat diterima.

Sebagai balasan, Turki memanggil Duta Besar Iran di Ankara untuk menyampaikan bahwa klaim itu tidak berdasar.

"Kami mengecam penggunaan bahasa ofensif terhadap presiden dan negara kami atas pembacaan puisi, yang maknanya sengaja dipersepsikan di luar konteks," kata Direktur Komunikasi Kepresidenan Turki, Fahrettin Altun, dikutip dari AFP, Minggu (13/12/2020).

Altun menjelaskan, puisi yang disampaikan Erdogan dengan penuh semangat itu mencerminkan pengalaman emosional orang-orang yang dirugikan akibat pendudukan Armenia atas tanah Azerbaijan.

“Itu tidak mereferensikan ke Iran. Negara itu juga tidak disebutkan tersirat dalam cara atau bentuk apa pun," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Nah! Negara-Negara Teluk Mulai Frustrasi dengan AS, Perang Iran Tak Kunjung Usai

5 jam lalu

Rombak Jajaran Petinggi Militer, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS dan Israel

6 jam lalu

Senator AS Desak Trump Segera Hentikan Perang Iran: Rakyat AS Makin Sengsara

6 jam lalu

Begini Rencana AS Bikin Iran Bangkrut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal