Gawat, Mantan Pejabat CIA Sebut Ukraina Berusaha Seret AS ke Perang Melawan Rusia

Anton Suhartono
Volodymyr Zelensky (Foto: Layanan Pers Kepresidenan Ukraina via Reuters)

Sementara itu Napolitano menyebut, AS saat ini menempatkan sekitar 40.000 tentara di Polandia. Jika serangan rudal itu tak disikapi secara bijak maka bisa memicu kesalahpahaman dan bahaya. Setiap pergerakan pasukan NATO melintasi wilayah Ukraina akan dengan cepat diketahui Rusia.

Ukraina menyerang dua pangkalan udara Rusia, yakni Dyagilevo di Ryazan dan Engeles di Saratov, menggunakan drone bermesin jet. Serangan itu disebut menghancurkan beberapa pesawat pengebom jarak jauh Rusia.

Serangan itu menewaskan tiga pasukan Rusia dan menyebabkan beberapa lainnya luka. Setelah itu Rusia menggelar serangan udara besar-besaran ke penjuru Ukraina, mengincar fasilitas energi dan militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Iran Tegaskan Tak Akan Buka Selat Hormuz, kecuali...

9 jam lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

10 jam lalu

Nah, Jenderal Kepala Staf Gabungan AS Sebut Militernya Tak Akan Menang Perang Lawan Iran

10 jam lalu

Iran: AS-Israel Kehabisan Kata-Kata untuk Jelaskan Kegagalan Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal