Gawat! Tenaga Medis 70 RS di Myanmar Mogok Kerja Gara-Gara Kudeta

Ahmad Islamy Jamil
Djairan
Kudeta yang dilakukan militer Myanmar menuai protes dari masyarakat di negara itu, termasuk kalangan pekerja medis. (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.id – Para tenaga medis dan pegawai 70 rumah sakit serta Departemen Kesehatan di 30 kota di seluruh Myanmar mogok bekerja. Itu mereka lakukan sebagai bentuk protes atas kudeta yang dilakukan militer negara itu, Senin (1/2/2021) lalu.

Aksi mogok tersebut terungkap lewat pernyataan kelompok yang menamai diri Gerakan Pembangkangan Sipil Myanmar. Pernyataan itu mereka unggah di Facebook, Rabu (3/2/2021).

Menurut kelompok itu, dengan melakukan kudeta, militer Myanmar telah menempatkan kepentingan sendiri di atas masyarkat rentan yang menghadapi kesulitan selama pandemi Covid-19.

“Kami menolak untuk mematuhi perintah apa pun dari rezim militer tidak sah yang menunjukkan bahwa mereka tidak menghormati pasien kami yang malang,” demikian pernyataan kelompok itu, dikutip kembali Reuters, siang ini.

Selasa (2/2/2021) malam, sejumlah warga di kota terbesar Myanmar, Yangon, juga menggelar aksi protes terhadap kudeta militer. Suara gaduh pukulan panci, perabotan dapur, hingga klakson mobil bergema di kota itu tadi malam.

Itu adalah aksi protes pertama masyarakat menolak penggulingan kepala pemerintahan terpilih di negara itu, Aung San Suu Kyi, oleh tentara.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Pekerja Commuter Line Mogok Minta Upah Layak, Layanan Kereta di New York Lumpuh

Internasional
8 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
9 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
13 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
14 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal