Gedung Putih: Tak Ada Balon Mata-Mata AS yang Terbang di Wilayah Udara China!

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby. (Foto: AP)

China juga mengklaim sebagian besar Laut China Selatan, yang diklaim oleh negara-negara lain, termasuk Brunei, Filipina, Malaysia, dan Vietnam.

Amerika Serikat mendukung putusan 2016 di bawah Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) yang membatalkan sebagian besar klaim China atas hak maritim di Laut China Selatan, dan militer AS melakukan apa yang disebutnya kebebasan operasi navigasi di perairan yang disengketakan dekat atol tempat Beijing membangun pangkalan militer.

Operasi itu membuat marah Beijing, yang menuduh Washington merusak stabilitas regional dan memicu kontroversi atas sengketa maritim.

Tuduhan China tentang kegiatan balon AS tersebut semakin memperluas perselisihan Beijing dengan Washington DC, yang dimulai setelah pesawat tempur AS menembak jatuh objek yang disebut balon mata-mata China pada 4 Februari lalu. Insiden itu mendorong Menlu AS Antony Blinken untuk membatalkan perjalanannya ke Beijing yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer yang Kita Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal