Gedung Putih Tak Sengaja Masukkan Jurnalis ke Grup Menteri Bahas Perang, Menhan Tolak Disalahkan

Anton Suhartono
Pete Hegseth membantah telah mengirim pesan rencana perang dalam grup obrolan yang di dalamnya terdapat seorang jurnalis (Foto: AP)

Ironisnya, komentar Hegseth itu disampaikan setelah Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih mengonfirmasi bahwa isi pesan itu orisinal.

"Saat ini, rangkaian pesan yang dilaporkan tampaknya asli dan kami sedang mengevaluasi bagaimana bisa ada nomor secara tidak sengaja dimasukkan dalam grup tersebut," kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional, Brian Hughes.

Goldberg sebelumnya membongkar skandal bobolnya rahasia keamanan nasional itu dalam artikelnya di The Atlantic yang diterbitkan, Senin (24/3/2025).

Dia mengatakan pejabat tinggi AS secara tidak sengaja memasukkannya dalam grup obrolan bernama "PC Houthi", membahas serangan terhadap kelompok yang berkuasa di Yaman Utara itu.

Grup itu melakukan diskusi menarik, melibatkan Menhan Hegseth, Wakil Presiden AS JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Michael Waltz.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Kelompok Houthi Lancarkan Gelombang Serangan Baru ke Arab Saudi, Belasan Warga Sipil Jadi Korban

2 hari lalu

Arab Saudi Peringatkan Houthi, Tak Ada Kompromi untuk Keamanan Negara 

2 hari lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

3 hari lalu

AS Siap Bantu Arab Saudi Serang Houthi, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal