Gedung Putih Tak Sengaja Masukkan Jurnalis ke Grup Menteri Bahas Perang, Menhan Tolak Disalahkan

Anton Suhartono
Pete Hegseth membantah telah mengirim pesan rencana perang dalam grup obrolan yang di dalamnya terdapat seorang jurnalis (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth membantah telah mengirim pesan rencana perang dalam grup obrolan yang di dalamnya terdapat seorang jurnalis yakni Pemimpin Redaksi The Atlantic, Jeffrey Goldberg.

Goldberg dimasukkan secara tidak sengaja oleh Penasihat Keamanan Nasional AS Michael Waltz dalam grup obrolan di aplikasi Signal pada 15 Maret lalu. Grup itu berisi para menteri AS serta pejabat tinggi lainnya, membahas rencana serangan ke keompok Houhti Yaman.

Hegseth mengklaim tidak ada pesan berisi rencana militer yang dikirim dalam pesan tersebut.

"Tidak ada yang mengirim rencana perang melalui pesan singkat," kata Hegseth, seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (25/3/2025).

Dia bahkan menyerang Goldberg dengan menyebutnya sebagai wartawan penipu dan tidak memiliki kredibilitas dan pekerjannya hanya menyebarkan berita bohong berkali-kali.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Kota Makkah Diserang, Raja Salman Sebut Houthi Teroris

1 hari lalu

Trump Batalkan Serang Houthi di Menit-Menit Terakhir, Ini Alasannya

2 hari lalu

Terungkap! Trump Perintahkan Serang Houthi tapi Dibatalkan di Menit-Menit Terakhir

3 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal