Gelombang Baru Gugatan Genosida Gaza: Setelah Netanyahu, Kini PM Italia Diseret ke ICC

Anton Suhartono
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dilaporkan ke ICC atas tuduhan terlibat dalam praktik genosida di Gaza (Foto: AP)

MILAN, iNews.id - Gelombang gugatan terkait kejahatan perang di Gaza kini merambah ke Eropa. Setelah Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant lebih dulu dijerat Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), kini giliran PM Italia Giorgia Meloni dilaporkan atas dugaan keterlibatan dalam genosida terhadap rakyat Palestina.

Laporan tersebut diajukan sekitar 50 tokoh publik Italia, termasuk profesor hukum, pengacara, dan aktivis kemanusiaan. Mereka menuding pemerintahan Meloni, bersama Menteri Pertahanan Guido Crosetto dan Menteri Luar Negeri Antonio Tajani, berperan dalam mendukung mesin perang Israel melalui pasokan senjata.

“Dengan mendukung pemerintah Israel, terutama melalui penyediaan senjata mematikan, pemerintah Italia telah terlibat dalam genosida yang sedang berlangsung, kejahatan perang yang sangat serius, serta kejahatan terhadap kemanusiaan,” bunyi dokumen gugatan yang dikutip dari AFP, Rabu (8/10/2025).

Meloni mengaku terkejut dan menilai tuduhan tersebut tidak berdasar. Dalam wawancara dengan stasiun televisi nasional RAI, dia mengatakan laporan itu menuding Italia terlibat dalam praktik genosida yang dilakukan Israel di Gaza. 

Dia juga menyebut nama bos perusahaan senjata Italia, Leonardo, Roberto Cingolani, kemungkinan tercantum dalam gugatan yang diajukan ke ICC.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun

2 hari lalu

Israel Bakal Usir 1,86 Juta Warga Gaza dalam 7 Tahun

2 hari lalu

Israel Ingin Usir Seluruh Warga Gaza, Menhan Katz: Tak Ada Solusi Lain

3 hari lalu

Netanyahu Diam-Diam Masuki Gaza, Bersumpah Tak Akan Tarik Pasukan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal