Gempa Dahsyat Diprediksi Guncang Jepang, PM Kishida Batalkan Lawatan Luar Negeri

Anton Suhartono
Fumio Kishida membatalkan kunjungan ke negara-negara Asia Tengah, Jumat (9/8), setelah para ilmuwan memperingatkan potensi gempa dahsyat di Jepang (Foto: AP)

"Kemungkinan gempa besar terbaru ini lebih tinggi dari biasanya, tapi ini bukan indikasi bahwa gempa besar pasti terjadi," bunyi pernyataan JMA.

Sementara itu gempa M7,1 mengguncang beberapa prefektur di Jepang dan memicu gelombang tsunami setinggi 50 cm di Miyazaki.
Lampu lalu lintas dan mobil berguncang serta piring jatuh dari raknya guncangan sekitar 30 detik itu.

Pemerintah sebelumnya menyatakan, Jepang memiliki 70 persen kemungkinan diguncang gempa besar dalam 30 tahun ke depan.

Gempa mematikan terakhir terjadi pada 1 Januari lalu yakni bermagnitudo 7,6 berpusat di Semenanjung Noto. Bencana awal tahun itu menewaskan sedikitnya 318 orang, merobohkan bangunan, dan merusak jalan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

BMKG Catat 544 Gempa Susulan Guncang Bitung Sulut usai M7,6: Tren Mulai Menurun

Nasional
3 hari lalu

BNPB Ungkap Potensi Gempa Bumi-Tsunami di Sulut dan Malut Cukup Tinggi

Nasional
3 hari lalu

Menteri PU Ungkap Dampak Gempa M7,6 di Bitung Sulut, Kaca Kantor Pecah hingga Longsor

Nasional
3 hari lalu

BMKG Sebut Gempa Besar Bitung M7,6 Termasuk Megathrust, Ini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal