Gencatan Senjata 60 Hari dengan AS Berakhir, Ini Komentar Iran

Anton Suhartono
Esmail Baghaei mengatakan tidak ada ketentuan batas waktu 60 hari dalam MoU dengan AS (Foto: Viory)

TEHERAN, iNews.id - Iran tidak ambil pusing dengan berakhirnya batas waktu gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS) pada Senin (17/8/2026). Kedua negara meneken Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad pada 17 Juni, salah satunya penghentian perang guna membuka kembali perundingan lanjutan untuk mengakhiri perang secara permanen.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmail Baghaei mengatakan, tidak ada ketentuan batas waktu 60 hari dalam MoU dengan AS, berbeda dengan laporan media massa soal batas waktu tersebut.

"Tidak ada penyebutan batas waktu 60 hari dalam naskah kesepahaman. Telah terbukri berulang kali, Republik Islam Iran tidak mengubah kebijakannya di bawah tekanan, ultimatum, atau batasan waktu. Keputusan kami selalu didasarkan pada kepentingan nasional," kata Baghaei, dalam jumpa pers, dikutip Selasa (18/8/2026).

Dia menambahkan, pembahasan soal pencabutan sanksi dan masalah nuklir Iran bisa diperpanjang jika belum tercapai kesepakatan dalam 60 hari.

Mengenai Selat Hormuz, Baghaei mengatakan Iran dan Oman telah menyepakati peta jalan untuk transit. Iran akan berupaya menyelesaikan kesepakatan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Presiden Iran Pezeshkian Bilang ke Prabowo, Siap Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

7 jam lalu

Tak Jelas Kapan Berakhir, Perang Timur Tengah Mulai Bikin Negara Teluk Gerah

7 jam lalu

Iran Tegaskan Pasukan AS Tak Boleh Lintasi Selat Hormuz

8 jam lalu

Trump Ancam Bombardir Oman, kok Gitu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal