Iran juga menolak keras gencatan senjata yang hanya memberi kesempatan bagi pihak lawan untuk memperkuat diri. Menurut Ravanchi, kesepakatan semacam itu justru berbahaya karena memungkinkan musuh kembali melancarkan serangan.
“Kami tidak menginginkan gencatan senjata yang memungkinkan musuh untuk mempersenjatai diri kembali dan melakukan agresi lagi,” katanya.
Sementara itu, Iran juga mengungkapkan bahwa 10 poin tuntutan mereka telah diterima oleh Presiden AS Donald Trump sebagai dasar negosiasi yang akan digelar di Pakistan. Tuntutan tersebut mencakup jaminan non-agresi terhadap Iran, kendali atas Selat Hormuz, pengakuan hak pengayaan uranium, hingga pencabutan seluruh sanksi AS.
Selain itu, Iran juga menuntut pencabutan resolusi Dewan Keamanan PBB dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), pembayaran ganti rugi perang, penarikan pasukan AS dari kawasan, serta penghentian permusuhan di semua front, termasuk Lebanon.