Gencatan Senjata, Iran Peringatkan AS: Jangan Tipu Kami!

Anton Suhartono
Iran melontarkan peringatan keras kepada AS agar tidak bersikap bodoh dengan menjadikan gencatan senjata sebagai taktik untuk menipu (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) agar tidak bersikap bodoh dengan menjadikan gencatan senjata sebagai taktik untuk menipu atau menyusun agresi baru. Teheran menegaskan, setiap upaya diplomasi harus dilakukan secara jujur dan tidak dijadikan kedok untuk melanjutkan konflik.

Peringatan itu muncul di tengah kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan sebelumnya. Iran menilai, jika AS menggunakan pendekatan yang keliru atau menyesatkan, hal tersebut justru akan memperburuk situasi dan menggagalkan peluang perdamaian. Teheran secara tegas mengingatkan Washington agar tidak mengulangi kesalahan dengan bertindak seolah-olah dapat mengelabui Iran melalui jalur negosiasi.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran Majid Takht Ravanchi menegaskan, negaranya tidak akan melanjutkan gencatan senjata tanpa jaminan kuat bahwa tidak akan ada serangan lanjutan di masa depan. Hal ini menjadi syarat utama dalam setiap proses perundingan yang tengah berlangsung.

Dalam pertemuan dengan para duta besar asing, kepala misi diplomatik, dan perwakilan organisasi internasional di Teheran pada Jumat (10/4/2026), Ravanchi menekankan Iran tetap membuka pintu diplomasi. Namun, dia mengingatkan dialog tidak boleh disalahgunakan.

“Iran selalu menyambut diplomasi dan dialog,” ujarnya, seraya menegaskan negosiasi tidak boleh dijadikan dalih untuk menipu atau mempersiapkan jalan bagi agresi baru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

6 Bulan Perang, Mojtaba Khamenei Serukan Negara Muslim Bersatu Lawan AS-Israel

8 jam lalu

Perang AS-Iran Masuki 6 Bulan, Trump Tak Ingin Terburu-buru Mulai Perundingan Lagi

11 jam lalu

Kim Jong Un Tiba-Tiba Pecat Menhan Korea Utara, Kenapa?

11 jam lalu

Badan Intelijen Israel Evakuasi Anak Netanyahu dari AS, Takut Dibunuh Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal