Giliran Republik Ceko Usir 18 Diplomat Rusia terkait Ledakan Gudang Amunisi

Anton Suhartono
Republik Ceko mengusir 18 diplomat Rusia terkait tuduhan keterlibatan intelijen dalam ledakan gudang amunisi pada 2014 (Foto: Reuters)

"Belum pernah terjadi sebelumnya dan memalukan," kata Babis, dikutip dari Reuters, Minggu (18/4/2021).

Beberapa ledakan mengguncang gudang senjata Vrbetice, sekitar 330 kilometer dari Ibu Kota Praha pada Oktober 2014, menewaskan dua karyawan perusahaan swasta yang menyewa lokasi tersebut.

Sementara itu keputusan Ceko ini bisa dibalas oleh Rusia. Seorang sumber mengatakan, Kremlin mempertimbangkan akan menutup Kedutaan Besar Ceko di Moskow. Tuduhan itu disebut sebagai tidak masuk akal.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ceko mendukung langkah sekutunya itu.

"Kami berdiri bersama sekutu setia, Republik Ceko. Kami menghargai tindakan penting mereka untuk menyalahkan Rusia atas tindakan berbahaya di Ceko," bunyi pernyataan kedubes di Twitter.

Pengusiran diplomat Rusia didasarkan atas penyelidikan terhadap dua anggota intelijen Rusia yang tiba di Praha beberapa hari sebelum ledakan. Ceko mendalami keteribatan dua anggota intelijen militer Rusia, Alexander Petrov dan Ruslan Boshirov, atas tuduhan terlibat dalam ledakan gudang amunisi

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

8 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

8 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

9 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal