Hadhramaut Yaman Jadi Rebutan, Minyak Picu Konflik Arab Saudi-Uni Emirat?

Anton Suhartono
Provinsi Hadhramaut, Yaman, yang kaya minyak menjadi medan perebutan pengaruh antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (Foto: X/Saudigazette)

ABU DHABI, iNews.id - Provinsi Hadhramaut yang kaya minyak kini menjadi medan perebutan pengaruh dan kepentingan antara dua sekutu utama di Timur Tengah, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Ketegangan memuncak setelah Saudi melancarkan serangan udara ke pelabuhan Al Mukalla dan mengultimatum UEA agar menarik seluruh pasukannya dari Yaman.

Saudi menuduh UEA mengirim senjata dan kendaraan tempur kepada kelompok separatis Dewan Transisi Selatan (STC) yang telah merebut Hadhramaut dari tangan pemerintahan sah Yaman. Dua kapal yang disebut berasal dari UEA diduga membawa persenjataan untuk memperkuat posisi STC di wilayah strategis tersebut.

Hadhramaut bukan sekadar wilayah konflik biasa. Provinsi terluas di Yaman itu dikenal memiliki cadangan minyak dan gas yang signifikan serta akses penting ke jalur perdagangan Laut Arab. Penguasaan wilayah ini dinilai dapat menentukan peta kekuatan ekonomi dan militer Yaman selatan di masa depan.

Militer Saudi menyebut dukungan UEA terhadap kelompok separatis sebagai ancaman langsung terhadap keamanan nasionalnya. Riyadh pun mengeluarkan ultimatum keras, memberi waktu 24 jam kepada seluruh pasukan UEA untuk angkat kaki dari Yaman.

“Kerajaan menegaskan setiap ancaman terhadap keamanan nasionalnya adalah garis merah. Kerajaan tidak akan ragu mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menetralisir ancaman tersebut,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arab Saudi, dikutip Rabu (31/12/2025).

UEA sempat membantah tuduhan membantu STC dan mengaku terkejut atas serangan Saudi di Al Mukalla. Namun, tak lama berselang, Kementerian Pertahanan UEA mengumumkan penarikan unit kontraterorisme yang tersisa di Yaman dengan alasan perkembangan situasi terkini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Bulog Mulai Tawarkan Beras Premium ke Importir Arab Saudi, Targetkan Ekspor Tahun Ini

Nasional
5 hari lalu

 Kerajaan Arab Saudi Beri 100 Ton Kurma Premium untuk RI jelang Ramadan

Nasional
5 hari lalu

Menhaj Ungkap RI Ekspor Beras hingga Ikan ke Arab Saudi untuk Kebutuhan Jemaah Haji

Nasional
10 hari lalu

Megawati Hadiri Zayed Award Roundtable 2026 di UEA, Bertemu Banyak Tokoh Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal