Hadiah Nobel Kedokteran 2020 Jatuh ke 3 Peneliti Hepatisis C Asal AS dan Inggris

Anton Suhartono
(Dari kiri ke kanan) Charles M Rice, Harvey Alter, dan Michael Houghton, pemenang Hadiah Nobel Kedokteran 2020 (Foto: AFP)

Penemuan mereka memungkinkan perkembangan pesat obat antivirus yang diarahkan kepada Hepatitis C.

"Untuk pertama kali dalam sejarah, penyakit tersebut kini bisa disembuhkan, meningkatkan harapan pemberantasan virus Hepatitis C pada populasi dunia," kata juri.

Alter mengatakan kepada Yayasan Nobel, dia terkejut setelah mendapat telepon pada pagi hari dari Komite. Dia sempat mengacuhkan dua panggilan pertama.

"Ketiga kalinya saya bangun dengan marah untuk menjawabnya dan itu (dari) Stockholm. Melihat begitu banyak orang yang sembuh dan tidak ada yang terpapar Hepatitis pasca-transfusi, ini mengherankan, saya tidak pernah terpikir ini akan terjadi," katanya.

Penemuan cara mendeteksi virus Hepatitis A dan B juga menjadi langkah penting di masanya. Penemu Hepatitis B memenangkan Hadiah Nobel Kedokteran pada 1976, namun ketika itu sebagian besar kasus Hepatitis yang ditularkan melalui darah tetap belum bisa dijelaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Serang Iran Tanpa Izin Kongres, Menhan AS Pete Hegseth Dituduh Salah Gunakan Jabatan

11 jam lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

12 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.696 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

13 jam lalu

Bukti Ganasnya Pembalasan Iran, Foto-Foto Kehancuran Pangkalan Militer AS Dirilis Media

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal