Hadiah Nobel Perdamaian Jatuh pada Dokter Kongo dan Perempuan Yazidi

Anton Suhartono
Denis Mukwege (kiri) dan Nadia Murad (Foto: AFP)

OSLO, iNews.id - Komite Nobel akhirnya menjatuhkan pilihan kepada dokter asal Kongo Denis Mukwege dan aktivis Yazidi Nadia Murad sebagai pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2018, Jumat (5/10/2018). Keduanya berjasa dalam memerangi kejahatan seksual terhadap perempuan.

"Atas upaya mereka untuk mengakhiri penggunaan kekerasan seksual sebagai senjata perang dan konflik bersenjata," kata Ketua Komite Nobel, Berit Reiss Andersen, saat mengumumkan nama pemenang di Oslo, dikutip dari AFP.

"Dunia yang lebih damai hanya dapat dicapai jika perempuan dan hak-hak fundamental dan keamanan mereka diakui dan dilindungi dalam perang," katanya, lagi.

Mukwage, pria 63 tahun, dikenal atas jasanya selama 20 tahun membantu para perempuan korban kekerasan seksual di Republik Demokratik Kongo untuk bangkit.

Dia mendirikan rumah sakit di Kivu Selatan pada 1999 untuk merawat puluhan ribu perempuan, anak-anak, serta bayi korban pemerkosaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 hari lalu

Dikritik gegara Nobel Perdamaian, Norwegia Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza 

Internasional
28 hari lalu

Trump Ungkit Hadiah Nobel Perdamaian Lagi, Sebut Norwegia Bodoh

Internasional
29 hari lalu

AS Serang Venezuela, Rusia Sindir Ambisi Trump Raih Nobel Perdamaian

Internasional
30 hari lalu

Peraih Nobel Perdamaian 2025 Sebut Trump Layak Dapat Hadiah Serupa karena Tangkap Maduro

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal