Hadiah Nobel Perdamaian Jatuh pada Dokter Kongo dan Perempuan Yazidi

Anton Suhartono
Denis Mukwege (kiri) dan Nadia Murad (Foto: AFP)

Sementara itu Murad, perempuan 25 tahun, berasal dari komunitas Yazidi yang menjadi korban penculikan ISIS pada 2014. Selama tiga bulan dia menjadi budak seks sebelum berhasil melarikan diri.

Dia merupakan satu dari ribuan perempuan Yazidi yang diculik, diperkosa, dan dianiaya dalam serangan terhadap minoritas Kurdi.

Mukwage dan Murad akan berbagi uang 9 juta kornor atau sekitar Rp15 miliar serta mendapatkan medali emas dan sertifikat.

Hadiah akan diberikan dalam seremoni di Oslo pada 10 Desember, tanggal yang sama dengan meninggalnya sang pencetus Nobel, Alfred Nobel, filantropis dan ilmuwan yang tutup usia pada 1896.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dikritik gegara Nobel Perdamaian, Norwegia Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza 

57 tahun lalu

Trump Ungkit Hadiah Nobel Perdamaian Lagi, Sebut Norwegia Bodoh

57 tahun lalu

AS Serang Venezuela, Rusia Sindir Ambisi Trump Raih Nobel Perdamaian

57 tahun lalu

Peraih Nobel Perdamaian 2025 Sebut Trump Layak Dapat Hadiah Serupa karena Tangkap Maduro

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal