Hadiah Nobel Sastra 2021 Jatuh ke Tangan Novelis Tanzania Abdulrazak Gurnah

Anton Suhartono
Abdulrazak Gurnah (Foto: Reuters)

Dalam wawancara terpisah, Gurnah mengaku sangat terkejut mendapatkan pengharagaan ini. Dia bahkan sempat tak percaya dan menunggu sampai benar-benar mendengarkan pengumuman resminya.

Pria 72 tahun itu kini tinggal di Inggris yang juga membuat karya-karya dalam bahasa Inggris. 

Dia menyusul jejak Wole Soyinka asal Nigeria, dua penulis non-kulit putih dari sub-Sahara Afrika yang memenangkan penghargaan sastra paling bergengsi di dunia ini.

Beberapa novel Gurnah yang populer di antaranya 'Paradise' berlatar belakang kolonial Afrika Timur selama Perang Dunia I serta 'Desertion' yang juga memenangkan penghargaan Booker Prize for Fiction.

Gurnah meninggalkan Afrika pada 1960-an dengan menyandang status pengungsi. Saat itu terjadi keksiruhan di mana warga keturunan Arab di Kepulauan Zanzibar, Samudera Hindia, mengalami kekerasan. Dia baru bisa pulang ke tanah airnya pada 1984.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 hari lalu

BNPB: 237 Warga Maumere Pengungsi Gempa M7,7 Mulai Pulang ke Rumah

14 hari lalu

Prabowo Langsung Gelar Rapat Penanganan Bencana Gempa saat Tiba di Nagekeo NTT

19 hari lalu

Update Gempa M7,7 NTT, Jumlah Pengungsi Tembus 110.785 Orang

21 hari lalu

59.647 Orang Mengungsi akibat Gempa M7,7 di NTT, Warga Khawatir Ada Gempa Susulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal