Hamas Konfirmasi Gugurnya Yahya Sinwar: Dia Menembak hingga Napas Terakhir

Anton Suhartono
Hamas mengonfirmasi gugurnya Yahya Sinwar (Foto: AP)

Hayya menambahkan, Sinwar berjuang dengan totalitas tinggi, termasuk saat dia dipenjara Israel selama 22 tahun. Setelah bebas melalui pertukaran tahanan pada 2011, Sinwar tidak kapok, melainkan kembali melanjutkan perjuangan.

Menurut Hayya, gugurnya Sinwar serta para pemimpin Hamas sebelumnya tak akan melemahkan perjuangan, bahkan sebaliknya.

"Syahidnya Sinwar dan para pemimpin pendahulunya hanya akan menambah kekuatan dan ketahanan gerakan kami," ujarnya.

Hamas Tak Akan Bebaskan Sandera Israel

Hayya melanjutkan, seluruh sandera Israel yang ada di Gaza tak akan dibebaskan sampai Israel menghentikan agresinya.

"Para sandera penjajah tidak akan pulang kecuali agresi di Gaza dihentikan, penarikan pasukan (Israel) sepenuhnya dari (Gaza), dan para tahanan kami dibebaskan dari penjara," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Setiap Tahun: Mereka Sudah Tak Butuh!

2 jam lalu

Utang Israel Tembus Rp8.094 Triliun, Mantan Jenderal Peringatkan Keruntuhan Ekonomi

2 jam lalu

Netanyahu Berusaha Gugat Hasil Pemilu Israel, Eisenkot: Kehendak Rakyat Tak Bisa Dihapus!

3 jam lalu

Trump: AS Setop Bantuan Keuangan untuk Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal