Hamas Setujui Proposal Damai Trump, Nasib Netanyahu di Ujung Tanduk

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menghadapi tekanan dari 2 arah setelah Donald Trump mengumumkan respons atas sikap Hamas yang menerima proposal gencatan senjata (Foto: AP)

DOHA, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadapi tekanan besar dari dua arah setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penerimaan Hamas terhadap proposal gencatan senjata di Gaza, Jumat (3/10/2025). 

Di satu sisi, Trump mendesak Israel segera menghentikan operasi militer. Di sisi lain, Netanyahu terancam kehilangan dukungan partai-partai sayap kanan dalam koalisinya yang menolak penghentian perang.

Portal berita Axios melaporkan, Netanyahu dikabarkan terkejut dan syok ketika mendengar pernyataan Trump. Dia sebenarnya berharap dapat merespons pengumuman Hamas secara terkoordinasi dengan Washington, namun Trump lebih dulu membuat pernyataan publik melalui media sosial Truth Social dan kemudian lewat video resmi Gedung Putih.

Dalam unggahannya, Trump menyambut positif keputusan Hamas menerima proposal gencatan senjata serta menyerukan Israel untuk menghentikan serangan dan pengeboman di Jalur Gaza. Dia juga menegaskan pentingnya segera melakukan pertukaran tahanan dan memuji negara-negara Arab yang membantu terwujudnya kesepakatan itu.

Langkah Trump itu membuat Netanyahu kehilangan kendali atas arah diplomasi dan narasi perang. Sumber pejabat Israel mengatakan, Netanyahu ingin menunda tanggapan resmi agar bisa terlebih dulu membahas langkah lanjutan dengan kabinet dan pejabat keamanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Senat AS Sahkan Resolusi Larang Trump Serang Venezuela Lagi

Internasional
20 jam lalu

Somalia Ungkap 3 Motif Berbahaya Israel Akui Kemerdekaan Somaliland, Singgung Palestina

Internasional
1 hari lalu

Trump Ungkit Hadiah Nobel Perdamaian Lagi, Sebut Norwegia Bodoh

Internasional
1 hari lalu

Demonstrasi Rusuh di Iran, 38 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal