Hamas Tak Akan Bebaskan Sandera Israel sampai Perang Berakhir

Anton Suhartono
Khalil Al Hayya menegaskan tak ada pembebasan sandera Israel atau pertukaran tahanan sampai perang di Jalur Gaza berakhir (Foto: AP)

KAIRO, iNews.id - Hamas menegaskan tak ada pembebasan sanderaIsrael atau pertukaran tahanan sampai perang di Jalur Gaza berakhir. Pernyataan itu disampaikan pemimpin Hamas Khalil Al Hayya setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggelar sayembara sebesar 5 juta dolar AS atau sekitar Rp80 miliar bagi setiap sandera yang dibebaskan.

"Tanpa berakhirnya perang, tidak akan ada pertukaran tahanan," kata Hayya, dalam wawancara yang disiarkan di stasiun televisi Al Aqsa.

Menurut Hayya, tak ada gunanya pembebasan sandera jika Israel tak menghentikan serangannya ke Gaza.

"Bagaimana bisa orang waras atau gila bisa kehilangan kartu kuat (sandera) sementara perang terus berlanjut?" ujarnya.

Hayya juga menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berarda di balik berulangnya kegagalan kesepakatan gencatan senjata.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Rombak Jajaran Petinggi Militer, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS dan Israel

2 hari lalu

Pria asal Israel yang Tinggal di Bali Dideportasi, Kelola Agen Perjalanan The Bali Dream

2 hari lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

3 hari lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal