Hamas Tak Akan Bebaskan Sandera Israel sampai Perang Berakhir

Anton Suhartono
Khalil Al Hayya menegaskan tak ada pembebasan sandera Israel atau pertukaran tahanan sampai perang di Jalur Gaza berakhir (Foto: AP)

Saat ini sedang berlangsung kontak dengan beberapa negara dan mediator untuk menghidupkan kembali negosiasi dan segala retorika Netanyahu untuk menggagalkan kesepakatan harus ditolak. 

"Kami siap untuk melanjutkan upaya tersebut tapi yang lebih penting adalah melihat keinginan nyata di pihak penjajah untuk mengakhiri agresi. Fakta membuktikan, Netanyahu adalah orang yang merusaknya (negosiasi),” kata Hayya.

Netanyahu, saat menengok pasukannya di ke Jalur Gaza pada Selasa lalu, mengatakan Hamas tidak akan memerintah Gaza lagi setelah perang berakhir. Dia juga mengklaim Israel telah menghancurkan kemampuan militer kelompok perlawanan tersebut.

Sayembara yang diumumkan Netanyahu bisa saja menunjukkan rasa bentuk frustrasi Israel karena sampai saat ini gagal menemukan para sandera. Padahal operasi serangan darat militer Zionis sudah berlangsung selama setahun lebih. Diperkirakan saat ini terdapat sekitar 100 sandera Israel di Gaza, sebanyak sepertiga hingga setengahnya diyakini telah tewas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Drama Pembajakan Pesawat Tujuan Israel, Saudi Larang Pesawat Militer Zionis Masuki Wilayahnya

2 hari lalu

Denny Indrayana cs Dinilai Tak Punya Legal Standing Gugat Ijazah Gibran ke MK

2 hari lalu

Netanyahu Sebut Musuh-Musuh Akan Serang Israel Jelang Pemilu Oktober

2 hari lalu

Perkara Gibran Dinilai Bukan Cuma soal Ijazah, Denny Indrayana Ungkap 5 Pelanggaran Konstitusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal