Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran

Aditya Pratama
Harga minyak dunia naik lebih dari 3 persen setelah Marco Rubio menyebut Iran tidak serius berdamai dan Donald Trump kembali mengancam membombardir Iran. (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Harga minyak dunia kembali melonjak setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengancam akan membombardir jembatan dan pembangkit listrik di Iran. Di saat yang sama, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio menyebut Teheran tidak menunjukkan keseriusan untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri konflik.

Pada perdagangan Kamis (23/7/2026), minyak mentah jenis Brent naik 1,57 persen ke level 95,64 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat sekitar 1,24 persen ke 87,91 dolar AS per barel.

Melansir CNBC International, sepanjang bulan ini, harga minyak mentah telah melonjak lebih dari 20 persen seiring meningkatnya eskalasi konflik antara AS dan Iran.

Dalam pertemuan para Menlu ASEAN di Filipina, Rubio menegaskan Washington masih membuka peluang penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik.

"Amerika Serikat ingin mencapai penyelesaian diplomatik. Kami ingin mencapai kesepakatan jika hal itu memungkinkan dengan Iran," kata Rubio kepada wartawan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
10 jam lalu

Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap

10 jam lalu

Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil

14 jam lalu

Perang Makin Sengit! Rudal Iran Mulai Tembus Sistem Pertahanan AS, Pangkalan Porak-poranda

20 jam lalu

Serangan AS ke Iran Tewaskan 53 Orang, Ratusan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal