Harga Minyak Dunia Merosot usai AS Hentikan Serangan ke Iran

Aditya Pratama
Harga minyak dunia merosot tajam usai Amerika Serikat (AS) menghentikan sementara serangan ke Iran. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

Tidak hanya minyak, harga gas alam grosir juga mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Lembaga riset Wood Mackenzie dalam laporannya pekan lalu menyebut cadangan gas Eropa berada di level terendah dalam sejarah sehingga keamanan pasokan untuk musim dingin mendatang menghadapi risiko.

Wood Mackenzie memprediksi jika Selat Hormuz tetap ditutup selama dua bulan ke depan, tingkat penyimpanan gas Eropa pada 1 November hanya akan berada di bawah 70 persen. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir yang mencapai sekitar 90 persen pada periode yang sama.

Konflik antara AS dan Iran juga mendorong kenaikan harga bahan bakar seperti bensin dan solar di banyak negara. Kenaikan biaya energi tersebut berpotensi meningkatkan harga berbagai barang, termasuk pangan, karena dunia usaha cenderung meneruskan beban biaya kepada konsumen.

Kondisi itu dapat mendorong inflasi lebih tinggi dan meningkatkan peluang bank-bank sentral menaikkan suku bunga guna menekan laju kenaikan harga.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
9 jam lalu

AS-Iran Setop Perang, Giliran Kelompok Pro-Iran Gempur Fasilitas Minyak Saudi

4 hari lalu

Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel

5 hari lalu

Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel

5 hari lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal