Harga Minyak Dunia Terjun Bebas, Brent Sentuh 82,84 Dolar AS per Barel

Aditya Pratama
Harga minyak mentah dunia turun drastis pada Senin (15/6/2026), setelah AS dan Iran mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

Menurutnya, kondisi tersebut dapat membuat pasar minyak menghadapi periode ketidakpastian dan volatilitas selama sepekan ke depan.

Selat Hormuz praktis ditutup sejak tidak lama setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari.

Setelah konflik pecah, Teheran mengancam akan menyerang kapal-kapal yang melintasi jalur strategis tersebut. Sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia biasanya melewati Selat Hormuz.

Pasar energi global mengalami gejolak tajam dalam beberapa bulan terakhir. Harga minyak kerap bergerak naik atau turun secara signifikan mengikuti perkembangan konflik antara AS, Israel, dan Iran.

Sebelum perang dimulai, harga minyak Brent berada di kisaran 70 dolar AS per barel. Namun, selama konflik berlangsung, harganya sempat melonjak hingga sekitar 120 dolar AS per barel.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Patok Harga Tertinggi Minyak Mentah RI 95 Dolar AS per Barel di 2027

57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok usai AS-Iran Setujui Kesepakatan Damai

57 tahun lalu

Kerusakan Pangkalan Militer AS di Kuwait Terungkap Lewat Foto Citra Satelit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal