Hasil Autopsi Terbaru Juliana Marins di Brasil, Waktu hingga Penyebab Kematian

Anton Suhartono
Otoritas Brasil melakukan autopsi ulang terhadap jenazah Juliana Marins (Foto: O Globo)

Menurut O Globo, berdasarkan referensi medis-hukum dan berdasarkan ilmu biologi, hewan tersebut, dengan mempertimbangkan waktu yang dibutuhkan untuk berkembang sebesar itu, bisa diketahui waktu kematiannya.

Menurut para ahli Brasil, tidak mungkin menentukan waktu pasti kematiannya karena kondisi jenazah sudah lama. Namun, para pakar telah memastikan penyebab kematian, yakni pendarahan internal yang disebabkan luka di beberapa organ, akibat beberapa trauma. Ini sesuai dengan dampak energi kinetik, ciri khas kecelakaan di ketinggian.

Terjadi patah tulang pada rusuk, paha, dan panggul, yang menyebabkan pendarahan hebat. Pukulan lateral mengenai organ dalam, menyebabkan memar pada ginjal serta laserasi pada tubuh. 

Laporan juga mengungkap memar di toraks, perforasi paru-paru oleh dua tulang rusuk, serta tanda-tanda perdarahan di dasar tengkorak.

Saksi ahli Nelson Massini, yang mewakili keluarga Juliana, menegaskan hasil autopsi tersebut tidak jauh berbeda dengan pemeriksaan di RSUD Bali.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
27 hari lalu

Tak Ada Tanda Kekerasan di Jasad Sutrimo Orang Dekat Febrie, Penyebab Kematian Masih Misterius

28 hari lalu

Berikut Tahapan Ekshumasi Jasad Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus di Banyumas 

1 bulan lalu

Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie Dinilai Tak Wajar, Polri Didesak Ekshumasi dan Autopsi

1 bulan lalu

Bak Dokter Gigi, Presiden Brasil Lula Periksa Bos WHO sambil Ngomongin Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal