Heboh 2 Petinju Jepang Tewas Setelah Bertanding, Apa Penyebabnya?

Anton Suhartono
Dua petinju Jepang tewas beberapa hari setelah bertanding (Foto: AP)

TOKYO, iNews.id - Dua petinjuJepang tewas beberapa hari setelah bertanding. Keduanya tewas akibat permasalahan pada otak usai bertanding di ajang yang sama, namun dengan lawan berbeda.

Petinju kelas bulu super, Shigetoshi Kotari, dan kelas ringan, Hiromasa Urakawa, bertarung di Korakuen Hall, Tokyo, pada 2 Agustus kemudian meninggal beberapa hari kemudian setelah menjalani operasi otak.

Media Jepang menyoroti risiko para petinju yang mengalami dehidrasi untuk menurunkan berat badan dengan cepat sebelum penimbangan berat badan.

"Dehidrasi membuat otak lebih rentan terhadap pendarahan," demikian analisis surat kabar Asahi Shimbun.

Sementara itu para pejabat asosiasi tinju Jepang menggelar rapat darurat pada Selasa (12/8/2025) setelah kejadian ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

57 tahun lalu

Gempa Besar Guncang AS, Venezuela, dan Jepang, Ini Penjelasan Ahli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal