Heboh 2 Petinju Jepang Tewas Setelah Bertanding, Apa Penyebabnya?

Anton Suhartono
Dua petinju Jepang tewas beberapa hari setelah bertanding (Foto: AP)

Komisi Tinju Jepang (JBC), para pemilik sasana tinju, serta pejabat lainnya berada di bawah tekanan untuk bertindak dan akan mengadakan rapat darurat.

Mereka juga diperkirakan akan menggelar pertemuan tentang standar keselamatan pada bulan depan.

“Kami sangat menyadari tanggung jawab sebagai pengelola olahraga ini,” ujar Tsuyoshi Yasukochi, Sekjen JBC, seprti dikutip dari AFP, Senin (11/8/2025).

Salah satu isu yang akan dibahas JBC dengan para pelatih adalah soal penurunan berat badan secara cepat.

"Mereka ingin mendengar dari para pejabat sasana yang bekerja sama erat dengan para atlet tentang hal-hal seperti metode penurunan berat badan dan pengondisian pra-pertandingan, yang mungkin terkait dengan (penyebab) kematian," demikian analisis surat kabar Nikkan Sports.

Sebagai langkah awal, komisi memutuskan untuk mengurangi ronde pertandingan perebutan gelar Federasi Tinju Oriental dan Pasifik dari 12 menjadi 10.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 jam lalu

Menkeu Suahasil Ubah Bea Masuk Impor Jepang, Suku Cadang hingga Mesin Bisa 0%

6 hari lalu

Kasus Penganiayaan Karyawan di Jepang, Dewi Sukarno Didenda Rp22,5 Juta

11 hari lalu

Danantara Buka Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang, Kebutuhan Kereta Mendesak

12 hari lalu

Hotel Kapsul Indonesia Mulai Bidik Jepang, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal