Heboh Jurnalis Tak Sengaja Dimasukkan Grup para Menteri AS Bahas Perang, Ini Isi Percakapannya

Anton Suhartono
Jeffery Goldberg mengungkap beberapa pesan dalam grup obrolan Signal berisi para menteri dan pejabat tinggi AS lainnya (Foto: AP)

"Kami sudah menyelidikinya. Sejujurnya, ini masalah sederhana. Masalah seperti ini biasa terjadi," ujarnya.

Oleh karena itu Trump tak akan menyalahkan atau menghukum orang yang menyebabkan kehebohan, menuntut permintaan maaf, apalagi sampai melarang penggunaan aplikasi Signal.

Sebelumnya Menhan Hegseth juga membantah dirinya memberikan pesan seputar perang yang akan dilakukan AS di Yaman. Dia juga menuduh Goldberg mengada-ada dan menyebarkan informasi bohong.

Goldberg tak secara rinci menjelaskan isi percakapan dalam grup itu karena akan memiliki konsekuensi hukum, apalagi terkait rahasia militer. Namun dia menegaskan bahwa informasi rahasia masuk dalam percakapan obrolan grup.

“Informasi yang terkandung di dalamnya, jika dibaca oleh musuh Amerika Serikat, mungkin saja bisa digunakan untuk melukai personel militer dan intelijen Amerika,” kata Goldberg, dalam tulisan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Sirine Meraung-raung

57 tahun lalu

Izin Ekspor Minyak Dicabut AS, Iran Siapkan Pembalasan

57 tahun lalu

Sekjen Kementerian PU soal Istri dan Anak Menteri Ikut ke AS: Tak Pakai APBN

57 tahun lalu

Kapal Tanker Raksasa Diserang di Selat Hormuz, Qatar Panggil Diplomat Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal