Heboh Jurnalis Tak Sengaja Dimasukkan Grup para Menteri AS Bahas Perang, Ini Isi Percakapannya

Anton Suhartono
Jeffery Goldberg mengungkap beberapa pesan dalam grup obrolan Signal berisi para menteri dan pejabat tinggi AS lainnya (Foto: AP)

Dalam artikelnya, dia berbagi soal diskusi antara para pejabat tinggi, termasuk Vance dan Hegseth.

Vance, Hegseth, serta Penasihat Keamanan Dalam Negeri Stephen Miller, kata dia, memperdebatkan waktu serangan dan apakah ada keuntungan ekonomi yang bisa diambil AS dari Eropa sebagai imbalan atas serangan tersebut.

Vance mengungkapkan kekhawatiran bahwa serangan AS ke Yaman tersebut akan lebih menguntungkan perdagangan Eropa di Laut Merah. Seperti diketahui kelompok Houthi menyerang kapal-kapal dagang dan kapal perang yang terkait dengan Israel.

Skandal ini memicu pernyataan besar di AS, termasuk kelompok oposisi Partai Demokrat, mengapa informasi sensitif dibahas di platform aplikasi nonpemerintah dan apakah pesan itu bisa disimpan karena UU federal mengharuskannya.

Tak heran jika Komite Intelijen Senat AS langsung menggelar sidang dengan memanggil Direktur CIA John Ratcliffe dan Direktur Badan Intelijen Nasional Tulsi Gabbard.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Iran Tembak Kapal Tanker di Selat Hormuz, AS Akan Balas

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Tak Lanjutkan Negosiasi dengan AS

57 tahun lalu

Panas! Iran Tembak Kapal Tanker Qatar di Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal