Heboh Ratusan Polisi Filipina Gerebek Kediaman Pendeta 'Anak Tuhan' atas Tuduhan Pelecehan

Anton Suhartono
Pendeta Apollo Quiboloy diburu polisi Filipina atas berbagai tuduhan, termasuk pelecehan seksual anak (Foto: AP)

MANILA, iNews.id - Ratusan polisi Filipina, dibantu para jemaat, menggerebek kediaman seorang pendeta di Kota Davao, Sabtu (24/8/2024). Mereka mencari Apollo Quiboloy, pemimpin kelompok Kerajaan Yesus Kristus, atas berbagai tuduhan, di antaranya pelecehan seksual terhadap anak dan perdagangan orang.

Pencarian Quiboloy tak mudah karena rumahnya berada di lahan seluas sekitar 30 hektare. Di kompleks besar itu juga terdapat katedral, sekolah, guest house, hanggar, hingga akses menuju bandara Davao.

Petugas menyisir setiap jengkal kediamannya sejak dini hari, bahkan menggunakan alat yang bisa mendeteksi keberadaan manusia dari balik dinding beton.

Pejabat kepolisian Filipina Nicolas Torre III yang juga memimpin penggerebekan mengatakan, petugas ingin menunjukkan surat perintah penangkapan terhadap Quiboloy. Dia dituntut atas berbagai kasus pidana, termasuk pelecehan seksual terhadap anak dan perdagangan orang. 

Torre menjelaskan, pengerahan sejumlah besar pasukannya diperlukan karena ada lebih dari 40 bangunan yang harus digeledah di kompleks tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 hari lalu

Mary Jane Diampuni Presiden Filipina, Komnas HAM: Contoh Nyata Negara Lindungi HAM

28 hari lalu

Aneh! Mantan Napi Ini Sengaja Sandera Perempuan agar Bisa Kembali Masuk Penjara

28 hari lalu

Ngeri! Siswa SMA Filipina Tembaki Teman di Sekolah Gabung Grup Penyuka Kekerasan

28 hari lalu

Siswa SMA di Filipina Tembaki Teman Sekolah Tewaskan 2 Orang, Motif Masih Misterius

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal