Heboh! Video Diduga Adik Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Dukung Taliban

Ahmad Islamy Jamil
Pria diduga adik Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Hashmat Ghani (keempat dari kiri), bersama para anggota Taliban. (Foto: Tangkapan layar YouTube)

KABUL, iNews.id – Sebuah video yang beredar diduga menunjukkan adik Presiden AfghanistanAshraf Ghani, Hashmat Ghani, menjanjikan dukungan kepada Taliban. Video itu menjadi ramai setelah disebarkan sejumlah pengguna media sosial.

Dalam video itu, Hashmat Ghani terlihat bergandengan tangan dengan para anggota Taliban. Dia juga memeluk mereka di hadapan pemimpin Taliban, Khalil Rahman Haqqani, dan ulama Mufti Mahmood Zakir.

Video tersebut dibagikan di laman Twitter oleh seorang jurnalis bernama Tahir Khan. Menurut Tahir, video itu dirilis sendiri oleh Zakir.

Sebelumnya, sejumlah mantan pemimpin Pemerintah Afghanistan bertemu dengan pejabat Taliban pada Sabtu (21/8/2021) ini. Bloomberg melaporkan, mantan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, dan; Ketua Dewan Tinggi untuk Rekonsiliasi Nasional, Abdullah Abdullah, telah bertemu dengan penjabat gubernur Kabul yang diangkat Taliban, Abdul Rahman Mansour.

Presiden Ashraf Ghani meninggalkan Afghanistan pekan lalu, setelah Taliban mengambil alih negara itu, termasuk Ibu Kota Kabul. Beberapa hari kemudian, Ghani muncul di Uni Emirat Arab (UEA) dan menyampaikan pernyataan terkait beberapa isu seputar politik, termasuk tuduhan Rusia yang menyebutnya membawa kabur uang ke luar negeri.

Pria diduga adik Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Hashmat Ghani (duduk kiri), bersama para anggota Taliban. (Foto: Ist.)

Taliban mengambil alih Afghanistan pada Minggu (15/8/2021) ketika Amerika Serikat tengah menyelesaikan penarikan pasukannya dari negara itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal