ICC Minta Netanyahu Ditangkap, Joe Biden: Israel Tak Melakukan Genosida di Gaza!

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id - Presiden AS Joe Biden turut bereaksi atas permintaan penangkapan PM IsraelBenjamin Netanyahu oleh jaksa Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Dia mengatakan, meski jaksa ICC mengajukan surat perintah penangkapan tersebut, Israel tidak melakukan genosida di Gaza.

“Israel harus melakukan semua yang bisa dilakukan untuk memastikan perlindungan warga sipil, tetapi izinkan saya menjelaskan, bertentangan dengan tuduhan terhadap Israel yang dibuat oleh Mahkamah Pidana Internasional, yang terjadi bukanlah genosida, kami menolaknya,” kata Biden dalam konferensi pers pada Senin (20/5/2024) waktu AS.

Sebelumnya pada awal pekan ini, jaksa ICC telah meminta surat perintah penangkapan terhadap lima orang atas tuduhan kejahatan perang di Jalur Gaza serta kejahatan atas kemanusiaan. Kelima orang itu adalah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant serta; para pemimpin Hamas, yaitu Yahya Sinwar, Mohammed al-Masri; dan Ismail Haniyeh.

Pengumuman itu menuai protes keras dari Palestina. Anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Wasel Abu Youssef mengatakan, keputusan ICC itu menimbulkan kebingungan lantaran tak dapat membedakan antara korban dan algojo (pembantai).

“Rakyat Palestina memiliki hak untuk membela diri mereka sendiri. ICC wajib mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pejabat Israel yang terus melakukan kejahatan genosida di Jalur Gaza,” ujar Abu Youssef, Senin (20/5/2024).

Pejabat senior Hamas, Sami Abu Zuhri, juga menyampaikan protes serupa. Dia mengatakan, permintaan surat perintah penangkapan terhadap tiga tokoh Hamas itu berarti sama saja jaksa ICC menyamakan korban dengan algojo yang membantai si korban.

Kepada Reuters, Abu Zuhri juga mengatakan keputusan ICC tersebut justru memberikan dorongan kepada Israel untuk melanjutkan perang “pemusnahan” alias genosida di Gaza.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
10 jam lalu

Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden

14 jam lalu

Kejam! Israel Akan Kelilingi Penjara Tahanan Palestina dengan Banyak Buaya

14 jam lalu

Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah

15 jam lalu

Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal