Ilmuwan Percaya, Covid Varian Lambda Paling Berbahaya

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi virus corona penyebab penyakit Covid-19. (Foto: iNews)

NEW YORK, iNews.id – Pandemi Covid sudah berlangsung lebih dari 18 bulan. Sejak itu, varian baru dari virus itu terus bermunculan.

Para ilmuwan pun percaya, galur terbaru yang disebut “varian lambda” mungkin jadi yang paling berbahaya hingga saat ini. Keyakinan mereka itu tertuang dalam sebuah studi berjudul SARS-CoV-2 Lambda variant exhibits higher infectivity and immune resistance (Varian SARS-CoV-2 Lambda Tunjukkan Infektivitas dan Resistensi Kekebalan yang Lebih Tinggi.” 

Dalam penelitian yang diterbitkan di repositori pracetak bioRxiv, Rabu (28/7/2021) itu, peneliti menemukan bahwa mutasi virus tersebut dapat menghindari antibodi penawar dan sangat menular.

Karena mutasinya yang cepat, banyak laporan tentang kemunculan berbagai varian Covid yang berlangsung terus-menerus. Beberapa di antaranya dianggap sebagai "varian yang menjadi perhatian" alias variants of concern (VOC) karena tingginya risiko penularannya. 

Galur Covid yang masuk dalam kategori VOC adalah varian alpha—yang pertama kali ditemukan di Inggris. Berikutnya ada varian beta—yang muncul mula-mula di Afrika Selatan. Selain itu, ada pula varian delta yang pertama kali ditemukan di India.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

57 tahun lalu

1.000 Orang Lebih Terinfeksi Ebola dalam Sebulan, Ratusan Pasien Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal