India Perketat Keamanan setelah Ancaman Bom Bunuh Diri Al Qaeda

Aditya Pratama
Aksi protes menuntut penangkapan juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP), Nupur Sharma terkait komentarnya tentang Nabi Muhammad SAW di Ahmedabad, India, Rabu (8/6/2022). (Foto: Reuters)

LUCKNOW, iNews.id - India memperketat keamanan publik setelah beredar surat peringatan serangan gerilyawanIslam untuk membalas pernyataan menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW oleh pejabat Partai Bharatiya Janata (BJP), Nupur Sharma dan Naveen Jindal.

Mengutip Reuters, beberapa kelompok media India membagikan surat tertanggal 6 Juni 2022 yang dikaitkan dengan Al Qaeda di Anak Benua India (AQIS). Surat itu berisikan ancaman untuk melakukan bom bunuh diri di negara bagian India untuk mempertahankan kehormatan Nabi Muhammad SAW.

Seorang pejabat kementerian dalam negeri federal mengatakan, badan intelijen tengah memeriksa keaslian ancaman yang dikeluarkan oleh AQIS.

"Kami juga telah memerintahkan polisi negara bagian untuk memastikan pertemuan publik atau protes tidak diperbolehkan karena bisa menjadi sasaran kelompok militan," ujar seorang pejabat senior kementerian dalam negeri di New Delhi dikutip, Kamis (9/6/2022).

Ancaman keamanan itu muncul beberapa hari setelah juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP), pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi, Nupur Sharma berkomentar tentang Nabi Muhammad SAW selama debat TV. Pernyataan Sharma memicu kegemparan di kalangan Muslim di India dan memicu protes diplomatik dari negara-negara Islam menuntut permintaan maaf dari pemerintah India.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi

57 tahun lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

57 tahun lalu

Menag Yakin Indonesia Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

57 tahun lalu

Tahun Baru Islam, Pawai Kendaraan Hias Berlangsung Meriah di Cilangkap Jaktim

57 tahun lalu

Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal