Indonesia Bergabung dengan Inggris dan AS Persiapkan Vaksinasi Covid-19 Massal

Anton Suhartono
Vaksin Covid-19 Sinovac tiba di Indonesia (Foto: Istimewa)

Setidaknya 24 jam setelah FDA mengeluarkan lampu hijau, vaksinasi bisa dilaksanakan serentak di negara bagian.

AS menrupakan negara terparah di dunia yang dilanda pandemi Covid-19. Hingga Minggu, negara itu mengonfirmasi 15,13 juta kasus infeksi dengan kasus kematian mencapai 288.800 orang.

Bahrain pada Jumat lalu juga mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Pfizer, menjadi negara kedua setelah Inggris yang menyetujuinya.

Negara Teluk itu pada November lalu juga menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 China Sinopharm untuk digunakan para pekerja medis garis depan.

"Persetujuan vaksin Pfizer/BioNTech akan menambah lapisan penting lebih lanjut sebagai respons nasional Kerajaan terhadap Covid-19," kata Mariam Al Jalahma, CEO Otoritas Manajemen Kesehatan Nasional Bahrain.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 menit lalu

Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan

1 jam lalu

Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza

3 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

6 jam lalu

Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal