Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, PM Wong Singgung Energi Nuklir

Anton Suhartono
Singapura akan mencari sumber energi alternatif, termasuk mempelajari kemungkinan penggunaan tenaga nuklir (Foto: Reuters)

SINGAPURA, iNews.id - Perdana Menteri SingapuraLawrence Wong menanggapi keputusan Indonesia memangkas ekspor gas alam ke negaranya. Di tengah potensi gangguan pasokan energi tersebut, Wong menegaskan Singapura harus mencari sumber energi alternatif, termasuk mempelajari kemungkinan penggunaan tenaga nuklir.

Wong menilai diversifikasi pasokan gas saja tidak cukup untuk menjamin ketahanan energi jangka panjang. Singapura juga perlu beralih ke sumber energi yang lebih bersih dan mampu menghasilkan listrik secara konsisten sepanjang waktu.

Salah satu pilihan yang sedang dipelajari pemerintah adalah energi nuklir.

Wong mengakui penggunaan tenaga nuklir di Singapura menghadirkan tantangan tersendiri. Sebagai negara kecil dengan kepadatan penduduk tinggi, keselamatan menjadi pertimbangan utama sebelum pemerintah memutuskan untuk mengadopsi teknologi tersebut.

“Dapat dipahami, ada kekhawatiran tentang keselamatan tenaga nuklir di negara kecil dan padat penduduk seperti Singapura. Kami menanggapi kekhawatiran tersebut dengan sangat serius. Keselamatan harus diutamakan,” ujar Wong, dalam pidatonya di konvensi Partai Aksi Rakyat (PAP), Minggu (25/10/2026), seperti dikutip dari Channel News Asia (CNA).

Meski demikian, dia menegaskan Singapura tidak boleh langsung mengesampingkan suatu pilihan energi hanya karena kontroversi yang menyertainya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Indonesia Pangkas Ekspor Gas, Ini Komentar PM Singapura Lawrence Wong

2 hari lalu

Wabah Ebola Merebak di Afrika, Kemlu Pastikan Belum Ada WNI Terjangkit

3 hari lalu

Isi Pidato Berbahasa Jawa Anggota DPR Malaysia, Singgung Kerugian akibat Karhutla Indonesia

3 hari lalu

Hari Santri Nasional, Pemerintah Amanatkan Santri untuk Terus Mengabdi bagi Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal