Pada Juni, Indonesia juga mengembalikan lima kontainer sampah ke AS. Langkah yang sama juga dilakukan negara Asia Tenggara lain, seperti Filipina yang memulangkan 69 kontainer sampah ke Kanada.
Sebelumnya, Malaysia mengumumkan akan mengembalikan ratusan ton sampah plastik.
Keputusan China melarang impor limbah plastik pada 2018 membuat alur daur ulang menjadi kacau. Sejak itu, negara-negara maju berupaya mencari negara lain untuk membuang limbah mereka. Asia Tenggara pun menjadi sasaran.