Inggris Berambisi Punya Rudal Hipersonik Sendiri pada 2030, Kejar Rusia dan China

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan rudal hipersonik AS buatan Raytheon (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Dia mengatakan, kondisi semacam itu dapat memaksa militer Inggris untuk menghentikan program pengembangan rudal hipersonik tersebut. Jika itu yang terjadi, tentunya yang paling diuntungkan adalah Rusia dan Presiden Vladimir Putin.

“(Penghentian program rudal hipersonik Inggris) ini akan mewujudkan impian Putin,” katanya.

Laporan The Telegraph mencatat bahwa Inggris bisa saja membeli rudal hipersonik dari Amerika Serikat jika memang ada kebutuhan mendesak untuk mendapatkan senjata jenis ini dalam waktu cepat. Akan tetapi, AS sendiri saat ini masih berada pada tahap pengujian rudal hipersoniknya dan belum memiliki versi siap pakai.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

57 tahun lalu

Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?

57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal