Inggris Pertimbangkan Kirim Tentara ke Eropa Timur, hadapi Kemungkinan Invasi Rusia ke Ukraina

Antara
Tentara Inggris meninggalkan Afghanistan dengan pesawat dari Bandara Kabul, Agustus lalu. (Foto: Reuters)

Juru Bicara Departemen Pertahanan AS, John Kirby mengatakan, penempatan pasukan dalam keadaan siaga tingkat tinggi adalah demi memastikan AS akan siap merespons sebuah kemungkinan keputusan NATO untuk pengerahan 40.000 tentara.

Pengerahan pasukan AS itu merupakan tindakan secara multinasional yang dikenal sebagai NATO Response Force (NRF), yang dapat memberi dukungan dalam waktu singkat.

Perintah untuk menyiagakan pasukan tersebut datang dari Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, atas arahan Presiden Joe Biden. Menurut Kirby, perintah itu bertujuan untuk membuktikan betapa seriusnya Amerika Serikat melaksanakan komitmen untuk NATO dan komitmen pertahanan kolektif aliansi itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
6 jam lalu

Partai Republik Kalah di Kongres AS, Trump Ancam Veto RUU dari Demokrat

7 jam lalu

Indonesia Bidik Posisi Nomor 1 Dunia Produsen Panas Bumi, Geser AS

7 jam lalu

Trump Tetap Lanjutkan Perang Iran meski Kongres AS Dikuasai Partai Demokrat

8 jam lalu

Profil Abdul El Sayed, Muslim Pertama Jadi Anggota Senat AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal