Ini Alasan Iran Ngotot Lanjutkan Program Nuklir meski Dibombardir AS

Anton Suhartono
Abbas Araghchi menegaskan Iran tak akan menghentikan program nuklir (Foto: ISNA)

TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan tidak akan menghentikan program nuklir, meski fasilitas pengayaan uraniumnya hancur dibombardir militer Amerika Serikat (AS) pada 22 Juni lalu.

Pemerintah Iran menegaskan pengayaan uranium memang sementara terhenti, namun komitmen terhadap pengembangan energi nuklir tetap tidak berubah. 

Apa alasan Iran begitu ngotot?

1. Simbol Kebanggaan Nasional

Menurut Menteri Luar Negeri Iran (Menlu) Abbas Araghchi, teknologi nuklir bukan sekadar persoalan energi atau kepentingan sipil lainnya, melainkan menjadi simbol prestasi dan martabat bangsa.

“Para ilmuwan kami sendiri yang mengembangkan teknologi ini. Sekarang, lebih dari itu, ini adalah masalah kebanggaan nasional,” kata Araghchi, kepada Fox News, dikutip Selasa (22/7/2025).

Iran memandang program nuklirnya sebagai bukti kemandirian dan kapasitas ilmiah dalam menghadapi tekanan internasional, terutama dari negara-negara Barat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp18.168 per Dolar AS

2 hari lalu

Trump Akui Kekalahan Partai Republik di Pemilu AS: Selamat untuk Demokrat!

2 hari lalu

Pecah Telur, Abdul El Sayed Muslim Pertama Jadi Anggota Senat AS

2 hari lalu

Breaking News: Partai Demokrat AS Menang Kuasai DPR dan Senat, Geser Republik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal