Ini Alasan Perempuan Korea Selatan Pilih Tak Pakai BH

Nathania Riris Michico
Perempuan melemparkan bra mereka di Paris mendukung kampanye kanker payudara. (FOTO: AFP)

Hari Tanpa Bra pada 13 Oktober menjadi hari untuk meningkatkan pemahaman soal kanker payudara di seluruh dunia. Tahun lalu, perempuan di Filipina menggunakan hari itu untuk menyerukan kesetaraan gender.

Pada Desember 2014, Netflix merilis film drama dokumenter berjudul Free the Nipple yang mengikuti sekelompok perempuan muda di Kota New York yang memulai aksi protes menentang kriminalisasi dan penyensoran payudara perempuan.

Aksi mereka membuat kampanye 'Bebaskan Puting' menjadi fenomena global.

Gerakan Tanpa BH di Korsel baru-baru ini mencerminkan fokus dunia yang kian meningkat terhadap pembatasan pada tubuh perempuan. Cemoohan terhadap perempuan yang ikut ambil bagian dalam gerakan itu menunjukkan perlawanan di Korsel terhadap tantangan pada ekspektasi budaya.

Bagaimanapun, bagi banyak perempuan di negara itu, ini adalah masalah fundamental "kebebasan pribadi".

Semakin terlihatnya gerakan ini mengindikasikan bahwa bagi banyak perempuan Korsel, tagar itu tidak akan kehilangan momentum sampai tanpa BH bukan lagi masalah.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
7 hari lalu

MasyaAllah, Ayana Moon Jadi Muslimah Korsel Pertama Kuliah di Oxford

17 hari lalu

365 Ribu Orang Indonesia Liburan ke Korsel pada 2025, Ini yang Diburu!

24 hari lalu

Mengejutkan! Ini Alasan T.O.P BIGBANG Batal Fan Meeting di Jakarta

24 hari lalu

Kaget! T.O.P BIGBANG Mendadak Batalkan Fan Meeting di Jakarta

27 hari lalu

Kim Soo Hyun Tidak Terbukti Lakukan Child Grooming ke Kim Sae Ron? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal